Dengarkanlah…


Pertengkaran

Pertengkaran

Pagi tadi aku terbangun oleh suara teriakan orang-orang seperti sedang berdebat bahkan hampir berkelahi dan itu sangat mengganggu tapi menimbulkan penasaran dalam diri “ada apa sih?”… Rasa penasaran itu tetap tak bisa mengalahkan rasa ngantukku yang sangat dan hanya bisa mendengarkan teriakan itu dengan tiduran didalam kamar. Mendengarkan apa yang aku dengar dari dalam kamar yang masih gelap, memperhatikan apa yang mereka teriaki, dan akhirnya mendapatkan kesimpulan bahwa ternyata itu hanyalah sebuah suara yang keluar dari speaker televisi, yaa sinetron.. hahaha…

Mendengarkan ternyata sangat berguna, bagi diri sendiri bahkan orang lain.. Seperti contoh diatas, kalau tidak mendengarkan, sudah pasti aku langsung bangun dan meneriaki kembali teriakan dari luar itu tanpa tau sebabnya apa yang mungkin justru akan menimbulkan respon terikan kembali dan terjadi keributan part II, hehe.. Tapi dengan mendengarkan, kita dapat menganalisis sesuatu sebelum kita melakukan tindakan… Menjadi penengah dalam sebuah masalah itupun susah susah gampang. Dalam posisi tengah kita hanya bisa mendengar dari dua sisi yang berbeda, tapi dapat diambil kesimpulan karena sebagai penengah yang tidak berposisi diantara keduanya (netral)…

Apapun penyebab dari sebuah masalah ada baiknya untuk mendengarkan, memperhatikan lalu bicarakan masalah itu dengan sebaik-baiknya. Banyak orang tidak mau mendengarkan tapi hanya mau didengar, tidak mau memperhatikan tapi mau diperhatikan.. Semua permasalahan pasti ada penyelesaiannya, saling pengertian satu sama lain akan mengurangi perselisihan. Dengarkan sisi lain yang bersebrangan kemukakan pendapatnya, terimalah jangan ditolak karena hanya akan menimbulkan kesombongan dan meremehkan orang lain. Perhatikan apa yang sudah didengar, jangan disepelekan, karena itu dapat menjadi bahan pertimbangan dari apa yang ingin disampaikan sebagai pembelaan diri, juga sebagai instrokpeksi diri sendiri. Bicarakan apa yang sudah terjadi, cari penyelesaian yang terbaik, bukan dengan kekerasan…

Kekerasan hanya akan menimbulkan efek kekerasan pula. Semakin keras tindakan maka akan semakin keras pula respon yang didapat..Β Tapi dengan kelembutan akan mencairkan suasana yang memanas. Jadi dengarkanlah sisi yang bersebrangan denganmu, beri perhatian atas setiap yang didengar, lalu bicarakan dengan lembut… Dan sebagai penengah, hanya bisa menjadi pendengar yang baik, tak banyak yang bisa dilakukan, hanya bisa menasehati seperlunya dari apa yang sudah didengar dan dianalisis, sisanya kembalikan oleh kebijakan kedua sisi yang bersebrangan tersebut.. πŸ™‚

Iklan
Categories: aku, berbagi, cerita, mereka | Tag: , , | 10 Komentar

Navigasi pos

10 thoughts on “Dengarkanlah…

  1. iya benar… memang saat ada yang berdebat, ada baiknya pihak ketiga yang menengahkan, tapi bukan malah memihak salah satu yg bisa menimbulkan pertikaian selanjutnya.

  2. ha ha ha ha lucu lucu… lucu…

  3. biasanya pasti ada jalan keluar jika kepala dingin dan hati nurani di depankan πŸ™‚

  4. laik dis

  5. emosi itu buat orang jadi goblok
    ga bisa berfikir dan hanya berfikir pada apa yang dia mau bukan melihat situasi bener ga bener dong iya kan iya dong
    salah ga tentu ga dong
    hehehehehe

    monggo mampir ke bilik

  6. salam persahabatn… berkunjung untuk bersilaturahmi di siang hari πŸ™‚

  7. okay.. now I listen to you πŸ™‚

  8. abedsaragih

    kunjungan dan komentar balik gan

  9. irmarahadian

    siip lah….
    salam kenal y mb…:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: